PENTINGNYA KEHADIRAN KRISTUS (EFESUS 3:16-17)

Penulis : Pdt Nikodemus Rindin | Wed, 30 November 2016 - 11:15 | Dilihat : 649
gambar-mengenal-alkitab-3.jpg

Dalam doa yang Paulus panjatkan, kita dibawa ke dalam pemahaman yang mendasar namun sangat kuat bahwa kemuliaan Allah menjadi aspek yang sangat perlu menguasai hati dan pikiran orang percaya.  Itu sebab kekayaan yang dikejar dan diminta bukan kekayaan yang bersifat lahiriah namun kekayaan yang bersifat rohaniah.  Kental sekali pemahaman yang diungkapkan oleh Paulus bahwa God sentris menjadi landasan keberimanannya, dan itu sudah diungkapkan di ayat 14 – 15 bahwa dalam sikapnya sebagai orang beriman ia menundukan diri dan sujud kepada Bapa karena rahasia Kristus yang telah ia terima membawanya untuk melihat kekayaan kemuliaan-Nya itu.  Di sinilah sebetulanya letaknya keagungan seorang Kristen bahwa mereka bisa menangkap kekayaan yang limpah di dalam Kristus.

Kekayaan tersebut bukan hanya karena dia bisa memahami rahasia Kristus saja tetapi kemuliaan tersebut menyangkut sebagai sumber kekuatan bagi perjalanan imannya.  Sehingga doa yang sama adalah agar mereka yang sudah mengenal Kristus di Efesus menerima penguatan dan peneguhan dari Roh Kudus sampai ke dalam batin yang terdalam.  Sehingga mereka bukan hanya mengenal dan menerima Dia tetapi iman mereka pun tidak bergeser sedikit pun dari Dia meski beberbagai tantangan dan hambatan menghantam kehidupan mereka. Dan Paulus berdoa sungguh-sungguh agar oleh iman mereka Kristus diam didalam hati mereka agar mereka berakar dan bersandar dalam kasih.  Akar dalam hal ini tentu menunjuk kepada kematangan iman yang bertumbuh secara progresif, dalam pergumulan iman dan tantangan mereka bukan hanya tidak lari namun berakar dan bersandar pada kekuatan kasih-Nya.  Kasih Kritsus adalah sumber kekuatan iman orang percaya dan sebalik kasih orang percaya kepada-Nyalah yang memampukan mereka untuk terus bertahan disetiap goncangan kehidupan.

Apa sebetulnya yang dapat kita pelajari dari bagian ini.  Tentu bagian ini mengajarkan kita tentang sebuah kehidupan yang terlah diperbaharui.  Ketika seseorang telah berjumpa dengan Kristus maka sebetulnya mereka juga dibawa untuk melihat kekayaan kemuliaan-Nya.  Dan Alkitab berkisah secara jelas bahwa orang yang telah melihat kekayaan kemuliaan-Nya bukan berarti hidup tanpa masalah dan beban berat, namun lagi-lagi semua beban berat itu malah seakan menjadi pupuk yang membawa seseorang untuk semakin mengenal dan merasakan kehadiran Kristus di sana sehingga semakin dalam mereka dapat merasakan Kristus berdiam di dalam hati mereka dan sampai kepada satu titik dimana mereka dapat berakar kuat dan berdasar kuat di dalam kasih. Hal ini dapat terjadi bila kita belajar untuk mengikut Yesus dan memikul salib-Nya setiap hari.  Dan tentu saja semakin hari, kita bisa melihat ada sikap yang paling menarik dari orang percaya adalah mereka semakin menunjukan sikap iman yang berfokuskan kepada Tuhan. GI. Nikodemus Rindin

Lihat juga

jQuery Slider

Komentar

Top