Warning: mysqli_num_rows() expects parameter 1 to be mysqli_result, boolean given in /home/griorid/public_html/index.php on line 184

Warning: mysqli_num_rows() expects parameter 1 to be mysqli_result, boolean given in /home/griorid/public_html/index.php on line 188

Warning: mysqli_num_rows() expects parameter 1 to be mysqli_result, boolean given in /home/griorid/public_html/index.php on line 189
GRI - Pelita

DETAK JAM MENGINGATKAN

Penulis : Bp Hery Sudarno | Wed, 12 April 2017 - 09:55 | Dilihat : 162
Tags : Jam Pengingat
gambar-pelita-5.jpg

“Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah.”Mat 26:1.

Orang percaya menjadi sasaran kejahatan iblis yang senantiasa berupaya menjatuhkan, melakukan kejahatan dengan mencobai. TUHAN Yesus memperingati murid-muridNya, supaya luput dari rencana jahat si iblis.  Berjaga-jaga: berdoa, sembahyang . Membangun relasi dengan TUHAN ALLAH BAPA di Sorga, menggantung hidup kepada TUHAN. TUHAN Yesus mengingatkan dengan mengajarkan melalui Doa Bapa Kami, juga ketika saat di Taman Getsemani.  Jikalau orang percaya sedang mengalami pencobaan, hendaklah selalu ingat semua yang dialami berupa pencobaan itu berasal dari si iblis, sebab TUHAN tidak pernah mencobai manusia (Yak 1:13).  Allah mengizinkan iblis mencobai, dengan batasan tertentu, iblis tidak leluasa melakukan apa saja terhadap umat Allah ( Ayub 1:12). Walau demikian pencobaan iblis sangat menyakitkan dan kejam, menimbulkan penderitaan sangat dalam, lihat saja pristiwa yang dialami oleh Ayub. Demikian juga pristiwa 3 kali penyangkalan Petrus, sebelum ayam berkokok.

Tidak seorang pun bisa luput dari pencobaan iblis, dan kuat menanggungnya, kecuali umatNya yg saleh dan setia. Siapakah umatNya yang saleh itu? Mereka yang memiliki relasi dengan Allah. Karena hanya Allah Bapa tempat kita bersandar, menggantungkan harapan untuk lepas dari pencobaan iblis.

Setiap hari, setiap waktu, berjaga- jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah. Roh atau jiwa, lebih penekanan pada batiniah, sedangkan daging atau tubuh jasad kasar. Batin atau jiwa hanya bisa kuat, kokoh apabila kita memiliki relasi dekat dengan Allah. Jiwa kita hanya bisa diisi dengan doa dan Firman Tuhan. Ingat, apa yang Rasul Paulus katakan dalam surat Roma: ..tetapi apa yang aku benci itulah yang aku perbuat. Sebab bukan apa yang aku kehendaki, yaitu yang baik, yang aku perbuat, melainkan apa yang tidak aku kehendaki, yaitu yang jahat, yang aku perbuat. Rasul Paulus sedang menjelaskan pertentangan dalam diri manusia, dan kegagalan melawan dosa dengan mengandalkan kekuatan diri sendiri. Hanya mengandalkan Allah saja roh kita dapat mengalahkan keinginan daging. Lebih lanjut Rasul Paulus mengingatkan orang percaya untuk memilih hidup dalam Roh, dipimpin oleh Roh dan tidak hidup menurut keinginan daging (Gal 5:16-18). Hidup dalam, dan dipimpin oleh Roh, itulah hidup yang berjaga- jaga dan berdoa, selalu berelasi dengan Allah, akrab dengan Allah.

Dalam hidup kekinian, pencobaan apa saja yang sering kita temukan? Di Jakarta misalnya menjelang Pilkada, banyak issu SARA membuat kuping panas, skala emosi meningkat. Hati-hati jangan sampai terpancing dengan merespon dengan bertutur kata dan bertindak negative. Atau melakukan praktik-praktik kecurangan untuk mencapai tujuan, meskipun sekedar berkata bohong.  Kondisi lesunya ekonomi, jangan sampai kita terpancing atau berbuat curang, jual murah curangi dengan mengurangi isi atau timbangan, karena goal target penjualan atau pencapaian keuntungan. Dan masih banyak lagi ranjau-ranjau yang dipasang oleh si iblis supaya kita jatuh dalam rencana jahatnya. Iblis ada di mana-mana mengaum bagaikan singa siap menerkam mangsa. Hati-hati, berjaga-jaga dan berdoalah!

Tentu setiap kita memiliki jam bukan? Jarum jam terus berputar dalam keheningan terdengar jelas. Biarlah senantiasa menjadi pengingat kita untuk membangun relasi dengan Allah melalui doa dan perenungan firman. Ingat! Hanya TUHAN menjadi kekuatan dan harapan kita, supaya kita tetap hidup dalam dan dipimpin oleh Roh. Berjuang dan jadilah pemenang, supaya kita dapat berucap: “Hai jiwa-ku pujilah TUHAN.” Amin…

by Hery Sudarno.

Lihat juga

jQuery Slider

Komentar

Top