TANGGALKAN YANG LAMA KENAKAN YANG BARU

Penulis : Pdt Netsen | Tue, 2 May 2017 - 16:36 | Dilihat : 118

Karena kamu telah mendengar tentang Dia dan menerima pengajaran di dalam Dia menurut kebenaran yang nyata dalam Yesus, yaitu bahwa kamu, berhubung dengan kehidupan kamu yang dahulu, harus menanggalkan manusia lama, yang menemui kebinasaannya oleh nafsunya yang menyesatkan, supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu, dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya (Efesus 4:21-24)

 

Masih dalam konteks memahami pengajaran rasul Paulus tentang kontras antara manusia baru dan manusia lama yang disampaikannya kepada orang percaya di Efesus. Ia menyampaikan kontras yang tajam antara manusia baru dengan manusia lama. Paulus mengingatkan kepada orang percaya di Efesus akan apa yang telah diajarkan kepada mereka tentang Kristus, “Kamu telah belajar mengenal Kristus” (ay.20b). Kristus adalah pusat pengajaran. Seluruh proses dari pengajaran harus berpusat pada Kristus. Kristus adalah subjek pemberitaan dan pengajaran para rasul (Kis. 5:42; 1 Kor. 1:23; 15:12; 2Kor. 1:19; Flp. 1:15). Kebenaran tentang Yesus Kristus yang diajarkan oleh para rasul adalah kebenaran yang nyata dari Kristus. Kebenaran yang mereka ajarkan adalah kebenaran yang mereka telah terima dari Yesus Kristus Tuhan. Itu bukan asumsi dan spekulasi mereka. Kebenaran tersebut bukan rekaan atau perkiraan mereka melainkan suatu kebenaran yang nyata yang telah mereka saksikan dan telah mereka hidupi. Kebenaran Kristus telah hidup dalam kehidupan para rasul, kebenaran itulah yang mereka ajarkan yang kemudian di dengar, diterima dan dihidupi oleh orang percaya. Baik orang percaya di Efesus pada waktu itu maupun orang percaya dalam segala abad dan tempat.

Selanjutnya Paulus menyatakan bahwa orang percaya di Efesus sudah mendengar tentang Kristus, dan mereka menerima pengajaran di dalam Dia menurut kebenaran yang nyata dalam Yesus. Mereka diingatkan akan apa yang telah diajarkan kepada mereka tentang Kristus melalui pemberitaan Injil yang mereka terima. Ketika orang percaya mendengar pengajaran tentang Yesus, mereka akan menerima dan menyambut-Nya ke dalam hidup mereka, sehingga mereka hidup dalam kehendak dan pimpinanNya. Paulus mengingatkan pada orang percaya di Efesus bagaimana hidup mereka sebelum mendengar dan mererima pengajaran kebenaran tentang Kristus. Mereka masih hidup dalam manusia lama, hidup dalam nafsu dosa yang menyesatkan dan bahkan hidup dalam kebinasaan. Sebaliknya setelah setelah mereka mendengar dan menerima pengajaran tentang kebenaran Yesus Kristus, mereka harus melepaskan semua manusia lama mereka. Mereka harus menanggalkan segala keberdosaannya dan mengenakan manusia baru.

Manusia yang diciptakan dalam Adam telah binasa oleh karena dosa dan ketidaktaatan Adam. Adam telah melanggar hukum Allah sehingga mengakibatkan semua manusia mati dan manusia ada dalam murka Allah. Supaya manusia keluar dari kebinasaan yang mematikan maka manusia perlu diperbaharui. Bagaimana memperbaharui? Yaitu dengan diciptakan kembali dalam Kristus Yesus. Dalam Kristus Yesus orang percaya telah diciptakan kembali untuk menjadi serupa dengan Dia. Penciptaan kembali dalam Kristus Yesus menjadi starting point bagi kehidupan orang percaya. Penciptaan kembali dalam Kristus Yesus sebagai langkah awal untuk menjalani hidup dalam kehendak Tuhan. Dalam Kristus Yesus orang percaya diciptakan kembali menurut kehendak Allah. Manusia yang mati telah dihidupkan dalam Kristus Yesus. Dalam bagian ini Paulus juga menyebutkan paling tidak ada dua hal penting hidup orang percaya kembali kepada kehendak Allah yaitu hidup dalam kebenaran dan hidup dalam kekudusan.

 

Orang percaya tidak hanya bersedia mendengar pengajaran tentang Kristus, tetapi harus bersedia menyambut Dia sebagai pribadi yang hidup dalam kehidupan mereka. Orang percaya, sebagai manusia baru seharusnya memiliki kegairahan untuk mendengar dan belajar akan kebenaran Allah yang akan membaharui dari waktu ke waktu. Kebenaran Allah bukan hanya membaharui kehidupan orang percaya tetapi memproteksi hidup orang percaya dari keinginan yang jahat. Lebih dari pada itu, kebenaran Allah akan memberi kehidupan kepada orang percaya. Karena itu, sebagai orang yang telah diciptakan kembali oleh Allah, orang percaya harus hidup menyukakan hati Tuhan, hidup dalam kebajikanNya dan menjaga kekudusan hidup untuk menjadi serupa dengan Kristus. Amin

Karena kamu telah mendengar tentang Dia dan menerima pengajaran di dalam Dia menurut kebenaran yang nyata dalam Yesus, yaitu bahwa kamu, berhubung dengan kehidupan kamu yang dahulu, harus menanggalkan manusia lama, yang menemui kebinasaannya oleh nafsunya yang menyesatkan, supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu, dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya (Efesus 4:21-24)

 

Masih dalam konteks memahami pengajaran rasul Paulus tentang kontras antara manusia baru dan manusia lama yang disampaikannya kepada orang percaya di Efesus. Ia menyampaikan kontras yang tajam antara manusia baru dengan manusia lama. Paulus mengingatkan kepada orang percaya di Efesus akan apa yang telah diajarkan kepada mereka tentang Kristus, “Kamu telah belajar mengenal Kristus” (ay.20b). Kristus adalah pusat pengajaran. Seluruh proses dari pengajaran harus berpusat pada Kristus. Kristus adalah subjek pemberitaan dan pengajaran para rasul (Kis. 5:42; 1 Kor. 1:23; 15:12; 2Kor. 1:19; Flp. 1:15). Kebenaran tentang Yesus Kristus yang diajarkan oleh para rasul adalah kebenaran yang nyata dari Kristus. Kebenaran yang mereka ajarkan adalah kebenaran yang mereka telah terima dari Yesus Kristus Tuhan. Itu bukan asumsi dan spekulasi mereka. Kebenaran tersebut bukan rekaan atau perkiraan mereka melainkan suatu kebenaran yang nyata yang telah mereka saksikan dan telah mereka hidupi. Kebenaran Kristus telah hidup dalam kehidupan para rasul, kebenaran itulah yang mereka ajarkan yang kemudian di dengar, diterima dan dihidupi oleh orang percaya. Baik orang percaya di Efesus pada waktu itu maupun orang percaya dalam segala abad dan tempat.

Selanjutnya Paulus menyatakan bahwa orang percaya di Efesus sudah mendengar tentang Kristus, dan mereka menerima pengajaran di dalam Dia menurut kebenaran yang nyata dalam Yesus. Mereka diingatkan akan apa yang telah diajarkan kepada mereka tentang Kristus melalui pemberitaan Injil yang mereka terima. Ketika orang percaya mendengar pengajaran tentang Yesus, mereka akan menerima dan menyambut-Nya ke dalam hidup mereka, sehingga mereka hidup dalam kehendak dan pimpinanNya. Paulus mengingatkan pada orang percaya di Efesus bagaimana hidup mereka sebelum mendengar dan mererima pengajaran kebenaran tentang Kristus. Mereka masih hidup dalam manusia lama, hidup dalam nafsu dosa yang menyesatkan dan bahkan hidup dalam kebinasaan. Sebaliknya setelah setelah mereka mendengar dan menerima pengajaran tentang kebenaran Yesus Kristus, mereka harus melepaskan semua manusia lama mereka. Mereka harus menanggalkan segala keberdosaannya dan mengenakan manusia baru.

Manusia yang diciptakan dalam Adam telah binasa oleh karena dosa dan ketidaktaatan Adam. Adam telah melanggar hukum Allah sehingga mengakibatkan semua manusia mati dan manusia ada dalam murka Allah. Supaya manusia keluar dari kebinasaan yang mematikan maka manusia perlu diperbaharui. Bagaimana memperbaharui? Yaitu dengan diciptakan kembali dalam Kristus Yesus. Dalam Kristus Yesus orang percaya telah diciptakan kembali untuk menjadi serupa dengan Dia. Penciptaan kembali dalam Kristus Yesus menjadi starting point bagi kehidupan orang percaya. Penciptaan kembali dalam Kristus Yesus sebagai langkah awal untuk menjalani hidup dalam kehendak Tuhan. Dalam Kristus Yesus orang percaya diciptakan kembali menurut kehendak Allah. Manusia yang mati telah dihidupkan dalam Kristus Yesus. Dalam bagian ini Paulus juga menyebutkan paling tidak ada dua hal penting hidup orang percaya kembali kepada kehendak Allah yaitu hidup dalam kebenaran dan hidup dalam kekudusan.

 

Orang percaya tidak hanya bersedia mendengar pengajaran tentang Kristus, tetapi harus bersedia menyambut Dia sebagai pribadi yang hidup dalam kehidupan mereka. Orang percaya, sebagai manusia baru seharusnya memiliki kegairahan untuk mendengar dan belajar akan kebenaran Allah yang akan membaharui dari waktu ke waktu. Kebenaran Allah bukan hanya membaharui kehidupan orang percaya tetapi memproteksi hidup orang percaya dari keinginan yang jahat. Lebih dari pada itu, kebenaran Allah akan memberi kehidupan kepada orang percaya. Karena itu, sebagai orang yang telah diciptakan kembali oleh Allah, orang percaya harus hidup menyukakan hati Tuhan, hidup dalam kebajikanNya dan menjaga kekudusan hidup untuk menjadi serupa dengan Kristus. Amin

Pdt. Netsen

Lihat juga

jQuery Slider

Komentar

Top