Sapaan Gembala

Jangan Menodai Kemerdekaan

Penulis : Pdt Julius Mokolomban | Thu, 3 September 2020 - 14:21 | Dilihat : 93
Tags : Julius Mokolomban Merdeka Noda

Ulangan 15:13 Dan apabila engkau melepaskan dia sebagai orang merdeka, maka janganlah engkau melepaskan dia dengan tangan hampa,

Ulangan 15:14 engkau harus dengan limpahnya memberi bekal kepadanya dari kambing dombamu, dari tempat pengirikanmu dan dari tempat pemerasanmu, sesuai dengan berkat yang diberikan kepadamu oleh Tuhan, Allahmu, haruslah kauberikan kepadanya.

Hidup sebagai seorang budak, tidaklah mudah. Terikat dengan aturan, bekerja sesuai keinginan majikan, berjuang untuk tidak berbuat kesalahan, waktu untuk istirahatpun pasti kurang. Yang namanya budak, yang paling ditunggu-tunggu adalah kebebasan, waktu itu akan sangat menyenangkan sekali baginya.

Dalam konteks orang Ibrani, budak yang dibeli akan bekerja selama 6 tahun dan sesudah itu harus dibebaskan dan tidak terikat lagi dengan tuannya. Dia Akan menjadi orang merdeka yang memiliki kemerdekaan secara utuh. Maka Tuhan mengingatkan kepada umatNya, jangan merampas hak mereka, termasuk saat mendekati waktunya bebas, dan mereka melakukan kesalahan, jangan engkau menahannya. Karena saat engkau melakukannya, engkau sudah menodai kemerdekaan mereka.

Kemudian saat seorang budak dibebaskan, jangan membiarkan mereka pergi dengan tangan yang kosong, justru engkau harus memberi mereka bekal dengan berlimpah. Artinya, memberi bekal susuai dengan berkat yang Tuhan berikan kepadamu selama ia bekerja menjadi hamba dirumahmu. Jika engkau tidak memberikan sesuai dengan yang harus ia dapatkan, maka engkau melakukan kesalahan dihadapan Tuhan.

Itulah aturan yang diberikan Tuhan untuk memperlakukan seorang budak dengan benar, saat pembebasan mereka. Mengapa harus demikian? Karena itulah yang dilakukan Allah bagi Israel saat keluar dari Mesir, tanah perbudakan. Haruslah kauingat, bahwa engkau pun dahulu budak di tanah Mesir dan engkau ditebus Tuhan, Allahmu; itulah sebabnya aku memberi perintah itu kepadamu pada hari ini (Ulangan 15:15). Tuhan sendiri pun telah membuat orang Mesir untuk bermurah hati kepada bangsa Israel, saat mereka keluar dari Mesir dengan memberikan bahan makanan serta barang-barang berharga kepada mereka.

Hal ini mau mengingatkan bagi kita orang percaya, sebelumnya kita juga adalah budak dosa, hidup dijajah oleh kuasa dosa. Namun sekarang kita telah menjadi orang merdeka, Kristus telah memerdekakan kita dari kuasa dosa. Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu berdirilah teguh dan jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan (Galatia 5:1). Kita adalah hamba yang merdeka, hidup dalam kemerdekaan, jangan menyia-nyiakannya pengorbanan Kristus di atas kayu salib.

Dengan demikian, marilah kita bersama berjuang, hidup dalam kemerdekaan yang sesungguhnya, dengan hidup benar, melakukan yang benar dihadapanNya. Dan jangan menodai kemerdekaan yang Tuhan beri, dengan melakukan perbuatan jahat. Saudara-saudara, memang kamu telah dipanggil untuk merdeka. Tetapi janganlah kamu mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk kehidupan dalam dosa, melainkan layanilah seorang akan yang lain oleh kasih (Galatia 5:13)

Tuhan Memberkati .

Lihat juga

Komentar


Group

Top