Tokoh

Daniel Crane Roberts, 1841 1907

Penulis : Pdt Julius Mokolomban | Wed, 18 March 2015 - 17:19 | Dilihat : 1316

ALLAH LELUHUR KAMI YANG KUASA

(Anak Laki-laki yang Percaya kepada Kebebasan)

Pernahkah kamu mendengar tentang sebuah dokumen yang penting yang dinamakan “Deklarasi Kemerdekaan”? Surat ini ditulis oleh Thomas Jefferson yang menjadi presiden Amerika yang ketiga. Dia patriot yang menulis “Allah member kita kehidupan, pada saat yang sama juga member kemerdekaan”. Pada awal dari sejarahnya, Amerika terdiri dari koloni-koloniyang dikuasai oleh Negara Inggris yang jauh itu. Pada tahun 1776, Negara tersebut mengirimkan surat istimewa itu untuk memberi tahu Raja Inggris bahwa Amerika akan menjadi sebuah Negara yang merdeka dan mandiri. Orang-orang pemberani yang menandatangani deklarasi kemerdekaan mengatakan “ Negara ini dapat menjadi Negara yang besar bila sudah bebas”. Perayaan-perayaan dan pawai-pawai diselenggarakan, lonceng-lonceng gereja dibunyikan, dan rakyat bersorak-sorai. Hari itu tanggal 4 Juli 1776, hari lahirnya Amerika.

Kini tiba waktunya untuk mendengar cerita tentang seorang anak laki-laki yang mencintai gagasan mulia tentang “kemerdekaan”. Hampir seratus tahun kemudian, seorang remaja bernama Daniel Crane Roberts membaca surat istimewa itu (Deklarasi Kemerdekaan). Meskipun dia hanya murid sekolah biasa dari Ohio, dia membaca dan percaya pada janji dan deklarasi itu. Daniel percaya bahwa semua orang diciptakan sederajat satu dengan yang lain oleh Allah. Dia percaya bahwa Allah member mereka anugerah “kehidupan kemerdekaan dan pencarian kebahagiaan”. Dia juga percaya bahwa setiap orang harus memiliki hak untuk memilih di mana dia hendak hidup atau bekerja dan harus memiliki kebebasan untuk menikmati kehidupan yang bahagia.

Tragisnya tidak semua orang di Amerika meyakini hal itu, akhirnya terjadilah sebuah peristiwa yang mengerikan di negeri tersebut (terjadi perang saudara). Kedengarannya sulit dipercaya, tapi ada banyak orang yang benar-benar mau membeli dan menjual laki-laki, wanita, dan anak-anak untuk bekerja bagi mereka atau bagi orang lain. Para pekerja ini dinamakan budak. Mereka adalahorang-orang Afrika yang diperjualbelikan untuk dipekerjakan di pertanian-pertanian besar. Mereka dibeli seperti barang, mereka dipisahkan dari suami, istri dan juga anak-anak. Dalam penderitaan mereka, beberapa anak-anak tetap memiliki harapan, mereka menciptakan lagu-lagu dan menyanyi di ladang-ladang sementara mereka bekerja bagi majikan mereka dan menantikan tibanya hari dimana mereka akan merdeka.

Banyak pemuda dan orang dewasa yang bersedia mempertaruhkan nyawa mereka dan berjuang untuk budak-budak yang tidak dapat membela diri mereka sendiri. Daniel yang masih mudah ini memutuskan untuk memperjuangkan hak-hak yang dijanjikan oleh Deklarasi Kemerdekaan. Meskipun hal ini sangat berbahaya dan menakutkan, Daniel mengikrarkan hidupnya, keberuntungannya dan kehormatan sucinya untuk mengakhiri perlakuan yang memalukan terhadap budak-budak sebagai seorang prajurit dalam tentara Union.

Ketika Daniel berusia 24 tahun, kemenangan diraih oleh mereka yang berjuang demi kemerdekaan, perang saudara berakhir dan budak-budaknya dinyatakan bebas oleh seorang presiden yang sangat bijaksana yang bernama Abraham Lincoln. Daniel Crane Roberts tahu bahwa Allah telah membimbing para prajurit melalui hari-hari yang penuh bahaya dan bersukacita bersama para budak karena kemerdekaan mereka yang baru.

Pada tanggal 4 Juli 1876, Daniel memiliki lagu dalam hatinya untuk perayaan ulang tahun keseratus penandatanganan “deklarasi kemerdekaan”. Dia menulis kidung “Allah Leluhur Kami yang Kuasa” untuk mengatakan bahwa kasih Allah membimbing semua orang menuju kebebasan. Dia ingin bahwa semua orang mengetahui bahwa peraturan Allah selalu adalah yang terbaik. Sungguh pesta ulang tahun yang amat bahagia bagi amerika.

Rayakanlah Allah yang mengisi hidupmu dengan kasih dan anugerah dan kemerdekaan. Ketika kamu menyanyi lagu ini ingatlah akan anak laki-laki yang mengasihi Allah dan yang menjadi seorang prajurit agar budak-budak dapat dibebaskan.

Lihat juga

jQuery Slider

Komentar


Group

Top