Sapaan Gembala

Batu Karang Yang Teguh

Sun, 10 July 2016 - 10:41 | Dilihat : 1086

Dalam setiap hari raya gerejawi Kenaikan Tuhan Yesus Kristus, Gereja Reformasi Indonesia merayakannya dengan bentuk ibadah yang khusus yaitu mengapresiasi lagu gereja yang telah melintas jaman namun tak kehilangan kekuatan. Lagu yang bukan sekedar nada penyuka telinga kita, melainkan lagu yang mengajar dan meneguhkan iman. Kali ini lagu Batu Karang yang Teguh menjadi pilihan apresiasi GRI. Dinyanyikan dalam berbagai versi bahasa dan cara, dan dihayati dalam kisah penciptanya mensyukuri anugerah besar kepala dan pemilik gereja yaitu Tuhan Yesus Kristus.

Batu karang adalah gambaran tentang batu yang amat sangat keras dan kuat. Dilaut batu karang tak tergoyahkan, diterjang ombak batu karang tetap tenang, bahkan kapal sebesar apapun yang pernah dibuat manusia akan takluk dan hancur jika berhadapan dengan batu karang. Digunung kita sebut batu cadas yang tampak gagah dan menjadi tempat perlindungan yang aman dari badai sebesar apapun. Dalam PL dikisahkan ketika Israel dipadang gurun mereka kehabisan air dan dalam kondisi kehausan. Sungguh tak terduga ketika Tuhan memerintahkan Musa hamba NYA untuk memukul batu agar keluar air. Namun itulah yang terjadi, air mengalir mencukupi kebutuhan umat Israel yang berjumlah 600.000 orang dewasa belum termasuk perempuan dan anak-anak. Total sekitar 1.5 - 2 juta jiwa. Ajaib, dari karang ada keselamatan kehidupan, dan rasul Paulus menunjuk peristiwa ini dan menyebut batu karang rohani itu ialah Kristus (1 Korintus 10:4). Ini adalah gambaran sejak PL bagaimana Tuhan hadir dan setia memelihara gereja Nya.

Didalam PB, Kristus berkata kepada Petrus akan mendirikan gereja Nya diatas batu karang, yaitu diri Nya yang merupakan dasar, kepala, dan pemilik gereja (Matius 16:18). Gereja bertumpu pada Kristus dan hidup oleh Nya. Tak ada yang perlu ditakutkan ketika gereja melekat pada karang keselamatan kehidupan. Seperti Israel yang kekurangan air dipadang gurun, diancaman besar, tidak mungkin tertolong, namun Kristus menjaga dan memelihara gereja Nya. Pengalaman Israel ditolong Tuhan harus menjadi pelajaran aktual dan penting bagi gereja Nya. Gereja yang didirikan Kristus akan dirawat Nya. Gereja hanya perlu taat pada tiap ketetapan perintah Nya dan menjalankannya dengan segenap hati, dengan mengasihi Allah dan sesama seperti diri sendiri (Matius 22:37-39). Dengan kasih Allah didalam diri gereja Nya, maka gereja tak akan mengenal lelah memberitakan kabar kesukaan. Dan gereja bahkan selalu bersuka sekalipun dalam kesesakan dunia. Gereja tak boleh cengeng dan cinta buta pada diri sendiri. Hidup gereja adalah panggilan melayani Yesus Kristus Batu Karang Rohani yang sejati.

Badai dunia yang menggoncangkan, fitnah yang tak kunjungan usai, tak boleh menjadi alasan gereja berkeluh kesah. Bagaikan ombak yang menghantam batu karang dilautan, tak bergeming bahkan terus semakin tampak putih bersih. Ombak keras yang menghantam tiada henti adalah bagian dari penjagaan dan peningkatan batu karang. Demikian juga bagi gereja, deburan ombak dunia adalah bagian dari pemurnian gereja. Karena itu gereja tak akan menghabiskan waktu hanya untuk pembenaran diri melainkan mengabdikan diri kepada kebenaran. Yesus Kristus kepala gereja tahu memimpin gereja Nya, dan Dia akan menjadi hakim yang adil. Menghajar yang salah agar tetap dijalan yang semestinya dan terus memberkati yang taat dengan kehormatan penyangkalan diri dan penderitaan. Namun disanalah kebahagian gereja, seperti karang dihantam ombak yang tambah bersih maka gereja semakin bahagia jika boleh menderita karena berbeda dengan dunia.

Yesus Kristus batu karang yang teguh, maka sudah semestinya gereja tangguh ditengah dunia dan terus berkarya tiada henti. Dimanakah posisi kita saat ini sebagai gereja Tuhan? Dalam ketaatan melayani Dia, melakukan kehendak Nya, atau dalam kenikmatan dunia dibaju agama yang hanya mencari keuntungan dan kenikmatan diri. Gereja harus terus memuji Tuhan Nya dan tak mabuk memuji diri sehingga lupa panggilan sejati gereja. Anjing menggonggong kafilah berlalu, terlebih lagi gereja ditengah serba serbi dunia. Selamat setia melayani dengan berpegang pada Kristus karang yang teguh.

Lihat juga

jQuery Slider

Komentar


Group

Top