Sapaan Gembala

Pentingnya Orang Kristen Bekerja

Penulis : Pdt Nikodemus Rindin | Mon, 15 August 2016 - 10:05 | Dilihat : 1775

Kerja adalah institusi sosial yang telah ditetapkan oleh Tuhan sebelum manusia jatuh di dalam dosa.  Kerja itu meruapakan sesuatu yang baik pada dirinya.  Ketika manusia memposisikan diri sebagai gambar dan rupa Allah, maka melaluinya akan mendatangkan kemuliaan bagi nama Tuhan. Namun apa yang terjadi pada manusia jatuh di dalam dosa? John Calvin berkata bahwa dosa mendatangkan kehancuran total pada setiap aspek kehidupan manusia termasuk, kerja.  Ketika manusia telah jatuh, maka Allah berkata bahwa manusia akan bersusah payah mengusahakan kebutuhan hidupnya melalui kerja (Kej. 3).  Sehingga kerja itu mendatangkan dampak dan keamanan secara langsung pada kebutuhan hidup sehari-hari.  Namun apa respon manusia? Ada yang merasa bahwa mereka bisa hidup tanpa bekerja dan berpeluh serta bersusah payah.  Manusia berusaha untuk menantang ketetapan Tuhan. Tanpa bekerja merasa bisa hidup.  Di negara tertentu seseorang yang tidak bekerja, mereka mendapatkan sosial security; gaji diberikan setiap bulan dan keluarga serta hidup seseorang dijamin oleh pemerintah.  Tapi ada ekstrim lain, yaitu ada orang yang merasa tidak bisa hidup tanpa bekerja.  Jadi kerja baginya telah menjadi dewa atau Tuhan yang tidak bisa dilepaskan.  Hidup baginya adalah untuk bekerja semata.  Tanpa bekerja dia tidak bisa hidup dan bekerja itu dianggap menjadi sesuatu yang menghidupi hidup manusia. Ada orang sebetulnya tanpa bekerja ia masih bisa hidup, namun karena demi mengejar keberhasilan, kehormatan dan keinginan serta status sosial yang begitu tinggi hingga membuat seseorang tergila-gila bekerja. 

Ketika kita masuk pada jaman Medieval Katolik maka manusia memahami bekerja sesungguhnya dianggap sebagai suatu kebutuhan saja.  Namun berdoa dianggap lebih penting daripada bekerja.  Itu sebab pada jaman itu, ketika sesorang menjadi imam sangat dihormati, tetapi kalau seseorang menjadi bisnis man, pengawai pemerintahan atau pengusaha ia dihina, pada masa itu.  Namun Pada jaman Luther, ia berkata bahwa manusia tidak cukup hanya berdoa tetapi juga perlu bekerja.  Tetapi pada jaman Calvin, maka ia berkata bahwa bekerja adalah ibadah.  Ini menjadi pembawa terobosan yang luar biasa di dalam sejarah kekristenan. Itu sebab mengapa negara-negara protestan di eropa lebih maju karena menganggap bekerja Allah panggilan hidup sebagai orang percaya.  Itu sebab penting sekali bagi kita bekerja bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari atau keuntungan belaka namun penting bagi kita bagaimana bersikap terhadap perkajaan agar melalui apa yang kita kerjakan nama-Nya dipermuliakan.  Karena itu carilah pekerjaan berdasarkan pimpinan Tuhan agar yang kita kerjakan sungguh berkenan kepada-Nya.  

Sebagai orang Kristen kita bukan hanya perlu beribadah melalui pekerjaan namun kita juga perlu menampilkan kepada dunia jenis dan cara kerja yang baik dan yang bekerkenan kepada Tuhan. Menunjukkan kerajinan, kejujuran, kecerdasan dan sikap yang takut akan Tuhan.  Dunia luar sana mungkin tidak akan pernah masuk ke dalam gereja untuk mendengarkan khotbah tetapi mereka melihat kehidupan kita setiap hari di luar gereja, hidup kitalah yang harus merupakan khotbah-khotbah untuk memenangkan mereka bagi Kristus. Kiranya ditempat kerja kita, kita dapat mengalirkan kasih Tuhan dan menjadi dampak yang mewarani lingkungan kerja.  Sehingga melaluinya nama Tuhan dimuliakan.

Lihat juga

jQuery Slider

Komentar


Group

Top