Mengenal Alkitab

Siapakah Yang Lebih Kuat? (Luk 8 : 26-56)

Fri, 11 March 2011 - 18:04 | Dilihat : 3438
Tags : Kuasa
LATAR BELAKANG
 
Perikop ini menceritakan bagaimana  Yesus pada saat itu tiba di daerah Gerasa.  Gerasa adalah wilayah di luar Israel, salah satu 10 kota Yunani (Dekapolis) yang waktu itu didirikan oleh Aleksander Agung dan pene-rusnya. Begitu tiba di Gerasa, Ia ditemui seorang yang kerasukan setan. Dari namanya, yakni Legion, orang ini kerasukan banyak setan. Karena ternyata Legion sendiri berarti seke-lompok pasukan Romawi yang berjumlah 6000 orang. Yesus, yang mengetahui kondisi orang Gerasa itu, lalu mengusir setan-setan yang merasuki orang tersebut. Tetapi sebelumnya setan legion itu meminta ijin pada Kristus agar mereka diperbolehkan pindah merasuki kawanan babi yang sedang mencari makan di lereng bukit di Galilea tersebut. Dan ketika Tuhan Yesus ingin mengusir mereka, Yesus mengijin-kannya. Setan-setan itu kemudian merasuki sekawanan babi yang ada di sekitar tempat itu. Tentu saja para penjaga babi yang melihat pe-ristiwa itu segera menceritakan apa yang terjadi kepada orang-orang di kampung tersebut.

SIKAP YANG IRONI

Di zaman sekarang ini ajaran sinkretisme telah mempengaruhi dan menyusup ke ajaran Kekris-tenan. Dan hal ini ternyata sangatlah mempe-ngaruhi sikap hidup banyak orang percaya, khu-susnya ketika mereka sedang diperhadapkan oleh masalah-masalah yang sangat berat. Mereka sering menyerah dan merasa kalah dengan mengatakan bahwa “Kuasa Iblis yang datang di kehidupan saya lebih besar sehingga saya tidak sanggup untuk menghadapinya. Tetapi benarkah demikian?

APLIKASI

Melalui Perikop ini kita dapat belajar bahwa Sesungguhnya permohonan ijin yang dilakukan oleh setan legion kepada Yesus, itu senada ketika iblis meminta ijin kepada Allah untuk menyengsarakan Ayub, hamba Allah yang saleh dan setia, hingga pada batas-batas ter-tentu (Ayub 1:8-12, 2:1-6). Artinya, maksud dari cerita semuanya itu ingin menyatakan se-banyak-banyaknya dan sehebat-hebatnya kuasa Iblis yang ingin mencoba  menghancur-kan hidup manusia, ia tidak bisa melakukan hal tersebut apabila tanpa seijin Allah dan Allah sendiri telah ber-Firman bahwa Ia tidak akan mencobai manusia diluar batas kemampuan kita (1 Kor 10:13). Jadi sungguh tidak mung-kin kalau orang percaya di kalahkan oleh kuasa Iblis. Apalagi dengan adanya Firman yang me-ngatakan bahwa Roh yang ada di dalamku lebih besar dibandingkan dengan roh yang ada di dunia ini (1 Yoh 4:4). Dan juga percayalah bahwa Firman Tuhan berkata : “Doa orang benar itu besar kuasanya” (Yak 5:16), jadi sungguh tidak mungkin kalau kuasa Iblis dapat mengalahkan orang percaya. Hal ini dapat terjadi karena banyak umat Tuhan memiliki kekurangan pengetahuan akan kebenaran dan tidak hidup seturut dengan kehendakNya. Disisi lain hal yang dapat kita pelajari bahwa kita bisa melihat betapa dahsyatnya memiliki pengalaman jika  kita diselamatkan dan dimerdekakan oleh Allah  dan betapa jahatnya rencana iblis, setan legion dalam merusak dan memusnahkan manusia bila Tuhan tidak menolong dan menyelamatkan manusia. Itu sebab kita harus hidup sungguh-sungguh di dalam Tuhan apalagi dengan hidup yang diperhadapkan dengan dunia yang semakin jahat ini. Selamat bergumul dan bertanding untuk terus menguji kesejatian iman kita, Imanuel.

Lihat juga

jQuery Slider

Komentar


Group

Top