Mengenal Alkitab

Hal Yang Paling Penting & Mendesak

Fri, 13 July 2012 - 14:14 | Dilihat : 2158

(Luk 21: 29-38)
Di dalam perikop ini Kristus meminta murid-murid-Nya untuk mengamati tanda-tanda akhir zaman yang dapat mereka tentukan dengan keyakinan dan kepastian yang sama sebagaimana mereka dapat menentukan datangnya musim panas dari pohon-pohon yang bertunas, jika mereka memperhatikan arahan-arahan yang diberikan sebelumnya.

Namun sebenarnya yang menjadi fokus utama dari isi pesan yang Yesus sampaikan: Ia memperingatkan mereka terhadap kenyamanan dan pengajaran hawa nafsu. Karena hal-hal ini akan menjadikan diri mereka tidak siap dalam menghadapi masa-masa ujian yang sedang mendekat, dan akibatnya akan membuat mereka terkejut dan ngeri ketika diperhadapkan dengan ujian-ujian tersebut (Ay. 34-35).

Itulah sebabnya Yesus berkata: jagalah dirimu supaya engkau jangan dikuasai oleh godaan-godaan atau dibelokkan oleh kecemaran-kecemaran hatimu sendiri. Perhatikanlah, kita tidak dapat selamat jika kita sudah merasa aman dan terjamin. Justru sebaliknya bahwa kita haruslah selalu waspada di sepanjang waktu.

Dan lagi Ia pun memperingatkan mereka untuk tidak ragu terhadap tanda-tanda ini dan tidak menganggapnya sebagai hal yang jauh. Karena dengan begitu mereka akan ikut waspada terhadap peringatanNya itu dengan sebagaimana mestinya yaitu sebagai sesuatu yang pasti dan sangat dekat.

SIKAP YANG IRONI

Namun ironinya banyak orang kristen sekarang ini tahu bahwa mengikut Tuhan adalah hal yang terpenting di dunia ini, tetapi mereka belum terbawa dalam suasana terdesak. Sehingga tanpa sadar membuat mereka menjadi lamban bahkan sampai ada yg terjebak hingga terbawa arus jaman dan menjadi murtad.

APLIKASI

Padahal sudah semestinya semua orang percaya menjadikan hal mengikut Tuhan menjadi hal yang sangat penting dihidupnya dan terdesak. Untuk itulah perlunya kita waspada. Di dalam perikop ini ada dua hal yang harus kita waspadai, supaya hati kita tidak dibebani, yaitu: 1) Pemuasan kedagingan yang berlebihan dan yg 2) Pengejaran yang berlebihan terhadap hal-hal atau benda-benda duniawi.


Karena apabila tidak waspada maka akan membuat umat Tuhan menjadi berbelok dan kehilangan arah jalan yang Tuhan kehendaki.

Untuk itu waspadalah yaitu dengan cara merubah konsep pemikiran kita terhadap perihal mengikut Tuhan dan menempatkannya di dalam hidup kita untuk menjadi sesuatu yang paling penting dan mendesak sehingga seakan-akan membuat kita bahwa waktu kedatangan-Nya yang kedua sungguh-sungguh sangat semakin mendekat maka kita tidak akan main-main lagi dan membuang waktu dengan percuma. Amin (GI. Roy Huwae)

Lihat juga

jQuery Slider

Komentar


Group

Top