Ringkasan Khotbah

Seminar Doa Bapa Kami: Ampuni Kesalahan Kami

Penulis : EW | Sun, 24 September 2017 - 17:00 | Dilihat : 2981

Tanggal : 24 Sept 2017
Pengkhotbah : Pdt. Bigman Sirait

SEMINAR DOA BAPA KAMI
"AMPUNILAH KESALAHAN KAMI & JANGANLAH MEMBAWA KAMI KE DALAM PENCOBAAN"

1. AMPUNILAH AKAN KESALAHAN KAMI.

Pengertian kita harus benar : Pengampunan dosa itu bukan UPAH karena kita mengampuni dosa orang lain, pengampunan dosa itu merupakan *kasih karunia* Allah. Karena kita sudah diampuni oleh TUHAN, maka kita baru bisa mengampuni orang lain. Dengan demikian, orang yang bisa mengampuni dosa sesamanya adalah karena orang tersebut telah diampuni dosanya oleh Tuhan.

Petrus terjebak dalam ukuran-ukuran pengampunan. Tuhan mengajarkan bahwa pengampunan itu haruslah *unlimited* . Mengampuni dosa sesama adalah kekuatan anugerah dari pengampunan Yesus Kristus.

Ketika kita mengampuni org yg bersalah:

  • Itu adalah hubungan kita dengan Kristus
  • Pengampunan adalah tindakan nyata, bukan hanya rentetan kata-kata atau basa-basi. Pengampunan adalah hal yang AKTUAL, BUKAN SEREMONIAL.

Doa Bapa kami adalah sebuah *pertanggungjawaban* dan mendidik kita untuk mengetahui kehendak Allah.

Menjadi orang Kristen adalah belajar *hidup bertanggungjawab terhadap anugerah yang Tuhan berikan*. Salah satunya adalah memberi pengampunan sebagaimana kita SUDAH diampuni Tuhan. Jangan sampai karena kita tidak mau mengampuni, Tuhan akan menghukum kita atau menutup pintu berkat. Orang yang sungguh-sungguh mengabdikan diri pada Tuhan, sejatinya akan melayani atau mengabdikan hidupnya tanpa meminta penghargaan & tidak hitung-hitungan.

Orang beriman akan kelihatan dari kualitas hidupnya. *Mengampuni sesama adalah bukti kualitas iman orang percaya*.

2. "JANGAN MEMBAWA KAMI KE DALAM PENCOBAAN".

Abraham dicobai Tuhan, orang Israel dicobai Tuhan. Paulus juga mengalami banyak pencobaan. Yakobus mengatakan: “anggaplah sebagai kebahagian bila kita jatuh dalam berbagai pencobaan. Paulus berkata, bahwa pencobaan tidak akan melebihi kekuatan.

Pencobaan itu PENTING untuk menunjukkan kualitas iman kita. TETAPI mengapa Yesus mengajarkan dalam Doa Bapa Kami agar "Jangan membawa kami ke dlm pencobaan" ? Yang dimaksud Kristus agar dijauhkan dari pencobaan dalam Doa Bapa Kami :

  • Bukan pencobaan sehari-hari yang kita perlukan
  • Tetapi pencobaan dalam Matius 24; yaitu *pencobaan pd akhir zaman*.

Pencobaan di akhir zaman itu adalah :

  • Hal-hal yang tak terduga (Mat 24 :36-44)
  • Situasi ahir yang sangat berat (2 Pet 2 :9)
  • Banyak orang mengalami kengerian besar dan jatuh.
  • Diselamatkan tapi dari dalam api ( I Kor 3:13-15)
  • Bahkan maut pun lari, meninggakan mereka yang ingin mati, sebagai gambaran pencobaan yang jahat ( Why 9:6).
    • hari pencobaan yg mengerikan.

Doa Bapa kami mengajarkan: kiranya kita tidak ada di situasi jahat ( pada akhir zaman) itu.

Utk itu PELIHARALAH IMAN YG BENAR, BERJAGA DENGAN HIDUP SESUAI KEHENDAKNYA, seperti yg terucap dalam doa Bapa kami.*** *EW

(Ringkasan Ini Belum Diperiksa Pengkhotbah)

Komentar


Group

Top