Artikel Natal

Mujizat Natal

Penulis : Pdt Juki | Fri, 12 December 2025 - 14:00 | Dilihat : 194

Natal menjadi momen yang sangat penting bagi setiap orang percaya, tiap tahun peringatan momen ini tidak pernah terlewatkan. Momen ini diperingati oleh banyak orang diseruh dunia, walaupun diperingati dengan cara yang berbeda-beda. Ada yang merayakannya dengan tradisi keluarga, ada pula yang merayakan Natal dengan pertunjukan-pertunjukan Musik serta drama. Intinya banyak orang tidak melewatkan momen ini.

Natal suatu perayaan peringatan kelahiran Yesus yang ditetapkan oleh bapak-bapak gereja, oleh karena itu sampai saat ini penetapan dianggap sah, sehingga menjadi peristiwa penting untuk dirayakan umat Kristen. Momen natal ini perlu diperingati dan bukan hanya itu saja kita sebagai pengikut-Nya penting mengerti Makna di balik pengingatan Natal. Oleh karena itu, saya mau mengajak kita semua mengenang bagaimana peristiwa kelahiran Yesus Kristus yang spektakuler ini terjadi. Dan seperti apa keajaiban itu terjadi.?

Nubuat Kitab Yesaya 7:14 berbunyi “… sesungguhnya, Perempuan muda mengandung dan akan melahirkan anak laki-laki dan ia akan menamakan Dia Imanuel.” Nabi Yesaya hidup jauh sebelum peristiwa kelahiran Yesus di Betlehem. Mengenai kelahiran Yesus telah lama diberitahukan Allah melalui nabi Yesaya. Kemudian lama setelah nubuatan Nabi Yesaya tersebut kira-kira 700 tahun setelahnya. Dalam injil Lukas 1:26-38 Malaikat Gabriel menemui Maria seorang Perempuan muda yang takut akan Tuhan. Pertemuan ini memberitahu bahwa maria akan mengadung dari Roh Kudus, Maria yang awalnya begitu kaget dan menjelaskan bahwa mutahil untuk mengandung kerena belum mempunyai suami, namun Malaikat menjelaskan bahwa Dia akan mengandung dari Roh Kudus namun pada akhirnya, Maria berkata “Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataan itu.” . Betapa berbedanya keajaiban ini datang kepada seorang Perempuan Bernama Maria, biasanya Allah menyatakan rencananya melalui Perempuan yang memiliki suami namun mandul, seperti kepada Sarai Istri Abraham (Kej. 18:10-14), Ribka Istri Ishak (Kej. 25:21-26), Rahel istri Yakub (Kej. 1-30), dan Hana Istri Elkana (1 Sam. 1:20) kemudian dalam Perjanjian Baru kita menemukan Elizabet Istri Zakaria (Luk.1:5-25). Namun kali ini Allah menyatakan rencana-Nya melalui perempun muda yang sedang bertunangan dan belum bersuami. betapa berbedanya cara Allah dari yang sebelumnya dalam menyatakan rencana-Nya. Maria mengandung tampa adanya hubungan persetubuhan seperti suami-Istri, tampa sentuhan manusia. Ini merupakan suatu keajaiban yang hanya terjadi kepada seorang Perempuan muda yang taat kepada Allah Bernama Maria.

Injil Lukas 2:1-7 mencatat bahwa ketika Yusuf dan Maria mendaftarkan diri, waktu untuk melahirkan tiba dan akhirnya Maria melahirkan kemudian bayinya dibungkus dengan lampin dan dibaringkan di dalam palungan tempat makanan Binatang. Kabar kelahiran Yesus sang Juruselamat bukan datang dari istana megah, atau orang penting masa itu. Justru kabar kelahiran Yesus diberitahukan malaikat pertama kali kepada kelompok orang-orang yang sederhana yaitu para gembala dipadang yang sedang mengembalakan domba mereka. Para Gembala ini yang kemudian meneruskan bagaimana kabar sukacita itu dikabarkan kepada mereka, kemudian mereka pada akhirnya menemui Yusuf, Maria dan Bayi tersebut. Kesakasian tentang kabar yang menyenangkan itu mengelegar dihati mereka bahkan orang-orang yang mendengar kesaksiannya menjadi sangat heran. Begitu bersukacitanya gembala pada waktu itu, semangat itulah yang harusnya terus ada kepada semua pengikut-Nya.

Kabar Kelahiran Yesus diperjelas oleh para orang majus Mat. 2:1-12, orang majus adalah orang-orang bijaksana terdidik yang punya pengetahuan, mereka adalah penafsir mimpi (Dan.2:2;4:7) dengan kata lain mereka ini adalah orang-orang yang mempunyai kelebihan yang dapat dipercaya. Orang majus yang telah melihat Bintang Timur yang merupakan penunjuk yang palit untuk mereka percaya sebagai raja yang baru lahir bersedia melakukan perjalanan jauh, ingat bahwa mereka buka orang bodoh, mereka orang-orang bijaksana namun bersedia melakukan perjalan untuk menemukan raja yang dilahirkan, perjalanan jauh mereka tidak mengurangi sukacita mereka untuk melangkahkan kaki mereka bahkan mereka membawa tiga persembahan yang sangat berharga emas kemenyan dan mur. Emas biasa diperuntukkan untuk hadiah para raja, kemenyan ukupan yang dipergunakan di bait Allah dan mur adalah wewangian. Mereka ingin menberikan apa yang mereka miliki, sesuatu yang bernilai tinggi. Semangat mereka mereka tidak tertandingi, diperjalanan dalam pencarian mereka bertanya kepada raja Herodes. Harapan mereka begitu tinggi untuk bertemu dan memberikan hadiah kepada bayi yang lahir itu. Ketika orang majus itu bertemu dengan bayi yang mereka cari mereka sujud menyembah dan membuka tempat harta benda untuk dipersembahkan (Mat.2:11). Bagi orang majus menemukan raja yang sebenarnya membuka hati mereka untuk mempersebahkan harta miliknya, ini adalah suatu pengorbanan yang bernilai tinggi karena diberikan kepada raja yang menjadi penyelamat.

Kelahiran Kristus kedalam dunia memang membawa sukacita dan harapan yang baru bagi dunia semoga semangat untuk memaknai hari peringatan kelahiran raja damai tahun ini mengetirkan semangat kita agar tetap bersemangat karena sukacita surga bersama dengan kita, sama seperti semangat Maria merelakan hidup untuk dipakai Tuhan, para gembala meninggalkan kawanan dombanya untuk menemui Yesus dan para majus mengorbankan waktu dan hartanya sebagai ungkapan sukacita. Semoga kita sebagai umat yang merayakan peringatan hari kelahiran Tuhan Yesus, dapat lebih dalam memaknai hari kelahiran Yesus di tahun ini.

Lihat juga

jQuery Slider

Komentar


Group

Top