Ringkasan Khotbah

7 Fakta Ketuhanan Kristus: Dia Allah Yang Menjadi Manusia (Bag 3)

Penulis : EW | Wed, 18 April 2018 - 09:40 | Dilihat : 1564

7 Fakta Ketuhanan Kristus
*Dia Allah yang Menjadi Manusia* ( Bag 3 )
Pdt Bigman Sirait
4 Maret 2018

_Ayat bacaan_ :
*Yohanes 1:14-25*
*Filipi 2:5-7*
*1 Yoh 4:1-3*

Yesus Kristus bersama dg Allah dan Yesus adalah Allah. Ia adalah Pencipta.
Ia rela menjadi manusia krn kasihNya yg sangat besar PD kita.
Ia menyelamatkan org percaya. Keselamatan itu adl anugerah/ pemberian, benihnyapun Tuhan yg berikan, bukan hasil usaha kita.


*Yg TDK percaya Kristus telah menjd manusia, adlh
antikristus!*
Kaum liberalis TDK percaya Yesus adl Allah, Ia diyakini hanya sbg tokoh hebat, orang baik, luar biasa.
Orang Injili percaya Yesus adl Allah, tetapi sebatas Allah yg mengampuni dosa, memberi berkat, memberi kesembuhan.
Mrk TDK mau tahu bahwa Yesus yg sama juga menuntut kesucian dari umatNya, contohnya Ia membongkar balikkan bait suci.
Memandang Yesus harus memandang 2 sisi, jangan yg kita mau saja.
Kejahatan agama adalah mengenal Allah sebatas yg diinginkannya saja.
Kita hrs mengenal Allah sebagaimana Allah mau menyatakan diriNya .

Orang Kristen zaman ini sering meminta berkat jasmaniah ( "roti" ) kpd Yesus, persis sama spt yg Setan tawarkan kpd Yesus waktu setan mencobaiNya, dan semua itu ditolakNya.
Harusnya kita minta kpdNya spt apa yg diajarkan: "Berikan kami pada hari ini, makanan kami yg secukupnya."
Bukankah FirmanNya berkata "Carilah dulu kerajaan Allah dan kebenaranNya maka semua
akan ditambahkan kepadamu."

Oleh sebab itu pengenalan akan Yesus itu menjadi sangat penting.
Yesus adlh Allah yg menjadi manusia : *inkarnasi* , masuk ke dalam daging dan darah.
Kristus adalah manusia sejati, bukan jadi2an/ jelmaan.
Dia masuk dan mengurung diriNya dalam tubuh yg fana ini, Dia menjd manusia 100%.

Yohanes berkata Dia penuh kasih karunia dan Kebenaran, dan kita melihat kemuliaan Allah ada padaNya.
Barangsiapa melihat Yesus, melihat Bapa.
Apakah skrg kita bisa berkata, kalau melihat orang Kristen, orang melihat Kristus? Rasanya nyaris mustahil, sebab orang Kristen hampir tak beda dg orang dunia, shg panggilan utk.menjadi spt Kristus semakin memudar dalam dirinya.

*Absolutely paradoks*
Dia Allah tapi manusia, Dia manusia tetapi Dia Allah.
Manusia sulit memahami hal ini.
Origen berusaha menjelaskan tentang Dia, bahwa Yesus itu setengah Allah dan setengah manusia.
Arius menentangnya dan berkata, jika Dia setengah Allah berarti bukan Allah, jika Dia setengah manusia berarti Dia bukan manusia, lalu siapa Dia?! --> konsep Arius ini selanjutnya dikembangkan oleh Saksi Yehova.

Kristus memberi orang makan, Dia mengatakan DiriNya adlh roti hidup, tapi Dia sendiri lapar.
Kristus bisa membangkitkan orang mati, tapi Dia sendiri mati di salib.
Imam dikatakanNya sbg penjahat, tapi penyamun dijanjikan ke surga bersamaNya.
Oleh sebab itu dunia bingung dan tak bisa mengenal Dia.
Sebab memang hanya Roh Allah yg bisa membuat manusia mengenal Dia.

Dia Allah yg menjadi manusia, menjadi sama dg kita, Dia menjadi manusia sejati.
KelahiranNya pun natural, melalui rahim seorang perawan namun tanpa sperma laki2, krn Kristus beyond semua itu. Ingat bahwa Kristus tidak dikandung dalam dosa.

I. *INKARNASI, ALLAH YANG MENJADI MANUSIA SEJATI* ( kesaksian Yohanes )

*Yohanes 1:15*
Yohanes memberi kesaksian tentang Dia dan berseru, katanya: "Inilah Dia, yang kumaksudkan ketika aku berkata: Kemudian dari padaku *akan datang* Dia yang *telah mendahului* aku, sebab *Dia telah ada sebelum aku* "

Secara usia Yohanes pembaptis lebih tua 6 bln drpd Yesus, namun Yohanes mengatakan Yesus ada sebelum dia ada.
Hanya Roh Allah yg bisa mewahyukan itu kepada Yohanes, sama spt Petrus yg mengatakan bhw Yesus adalah Mesias krn Roh Bapa yg menyatakan itu kepada kita.

"Ia datang pada umat kepunyaanNya tapi umat kepunyaanNya TDK mengenalNya." -- Yesus sendirian di dunia. Injil menimbulkan benturan keras antara kebenaran dan ketidak benaran.

Yohanes menggambarkan perspektif yg benar : Yesus penuh kasih karunia dan Kebenaran. Sungguh tepat karena Yesuslah jalan kebenaran dan hidup.

II. *KENOSIS, PENGOSONGAN DIRI* ( kesaksian Paulus )

Paulus menggambarkan Kristus dg kenosis, mengosongkan diri.
Sejatinya kenosis menunjuk pada Karya Penebusan.

Kristus yang mengosongkan diri artinya tdk.mempertahankan hakekat Nya, kesetaraan dg Allah.
Dia melepas atribut keilahianNya.
Itulah sebabnya timbul paradoks : Dia Allah tapi bisa mati.
Dia mengambil rupa seorang hamba, bukan raja.
Memilih mati di kayu salib, benar2 hina, hambanya hamba, turun sampai paling bawah/ paling hina.

Tidak penting cara matimu, yg penting cara hidupmu.
Kristus hidup dg cara memberikan diriNya, matiNya dg cara disalib, tak masalah.

RENUNGKAN :
Kristus adalah Allah, tapi mau menjadi manusia.
Adam manusia, mau menjadi spt Allah.
Adam TDK berdosa, tapi berdosa, upahnya maut/ mati.
Yesus TDK berdosa, tapi mati. Itulah penebusan yg seimbang. Harus ada orang yg TDK punya dosa yg bisa menebus dosa. Itu penebusan yang benar. ( Selain Kristus, semua manusia telah berdosa ).
Oleh sebab itu betapa kita harus berterimakasih kpdNya, sebab jika Dia TDK mau mati di kayu salib, kita akan tetap mati.

Kristus memberikan nyawaNya bagi kita. Ia rela terpisah dari BapaNya, spy kita yg terpisah dari Allah, disatukan kembali melalui keterpisahanNya.

Takutlah utk berdosa, beranilah utk benar.
Tapi mns skrg takut utk berbuat benar, TDK takut berbuat dosa.

KESIMPULAN :
*Kristus manusia sejati dg penebusan yg sejati*





*Quotes* :

" Makin banyak di tangan,
jangan makin sombong,
tapi makin banyak yg kita tolong"

"Gelisahlah jika kita berbuat dosa,
karena Kristus telah berkata
'Jangan berbuat dosa lagi.'
Itulah tanda penebusan sejati."

"Sejauh mana kita mengenal, mengagumi dan mensyukuri karya Kristus yang besar?
Semakin sedikit kita mengenal Dia, semakin sedikit rasa syukur kita,
dan hati kita akan dipenuhi berbagai keinginan.
Orang yg tahu bersyukur,
hanya berkata
"Tuhan ini adalah hidupku, pakailah spt yg Engkau mau".

"Jangan habiskan waktumu
berputar2 melakukan hal2 yg TDK berguna.
Hidup bukan soal
siapa kita.
Beriman bukan mendapatkan apa yang kita inginkan dari Tuhan,
tapi menaklukan diri kpd ketetapan kehendakNya."

"Jangan lupa,
majikan saja memelihara budakNya,
terlebih Tuhan kita :
Menebus dosa saja Dia lakukan,
apalagi memelihara hidup kita!
Persoalan hidup itu soal kecil
dari maut saja Dia sudah pindahkan kita."

"Bekerja keras,
bekerja benar,
TDK penting soal hasilnya :
besar atau kecil,
itulah berkat Tuhan."

Lihat juga

jQuery Slider

Komentar


Group

Top